Chinese Calligraphy (书法)
28 Nov 2010 6 Comments
Cihuiiii….
Akhirnya setelah sekian lama menunggu, dapat juga pelajaran menulis kaligrafi huruf mandarin. Dengan semangat menggebu-gebu berangkat ke kelas setengah jam sebelumnya (padahal biasanya deket-deket bel bunyi baru deh berangkat
). Berbekal sebuah kuas, kertas khusus latihan shufa, sebotol tinta dan sebuah ink slab(tempat tinta) saya pun siap mengikuti pelajaran shufa(书法)atau chinese calligraphy art kali ini.
Sambil menunggu guru dengan sok-sokan coba oles sana oles sini..srett..sreet..hasilnya??jangan tanya deh..haha..megang kuasnya aja salah. hihi
Akhirnya guru yang ditunggu-tunggu pun tiba, pertama-tama kami harus merendam kuas di dalam air untuk beberapa saat. Sambil menunggu, guru pun menerangkan sejarah shufa, jenis-jenis kaligrafi, gaya penulisan, dan terakhir memperlihatkan video tentang dasar-dasar penulisan.
Goes to the first important point..
1. How to hold the brush
Cara memegang kuas disini memegang peranan yang sangat penting untuk keindahan tulisan. Dan cara memegangnya pun tidak sama seperti kita memegang pensil atau bolpen.
Yep..jadi posisi jempol dan jari-jari kira-kira seperti ini. Sebenarnya masih ada gaya lainnya, tapi ntar dulu deh kalo dah ahli, sekarang baru pemula yang dasar dulu ajah..oke..lanjut..
2. Berlatih 8 goresan dasar kaligrafi
Meskipun jumlah karakter hanzi totalnya lebih dari 50 ribu karakter, tetapi sebenarnya hanya tersusun dari 8 goresan dasar dibawah ini. Here we go..
dot (
), dash (
), perpendicular downstroke (
), downstroke to the left, or left-falling stroke (
), wavelike stroke, or right-falling stroke (
), hook (
), upstroke to the right (
), and bend or twist (
).
3. Tujuh tahap dalam penulisan karakter Hanzi
1. Three parts from upper to lower
2. Three parts from left to right
3. Three parts, first in the middle, then from left to right
4. Horizontal stroke(s) first, perpendicular stroke later
5. left-falling stroke first, right-falling stroke later
6. Outside strokes first, inside strokes later
7.Most of outside strokes first, then inside stroke(s), finally bottom stroke
Udah dulu ah teorinya…sekarang praktek yuukk…:) pertama-tama tangan kita memang agak kaku karena ga terbiasa megang kuas, tapi lama kelamaan akan terbiasa dan bisa merasakan kapan goresan harus tebal atau tipis. Disinilah letak seninya..
Yuk berlatih, paling asyik sambil mendengarkan alunan musik instrumental seperti seruling, kecapi, atau musik-musik alam lainnya.
SELAMAT BERLATIH!
Sumber :
http://www.chinavoc.com/arts/calligraphy.htm
Nov 29, 2010 @ 02:58:40
weeee.. bener2 gak ngerti aku mba
boro2 nulis ngeliat huruf2 kaligrafinya aja dah puyeng
Nov 29, 2010 @ 03:59:06
waduh…
susah amat sih kelihatan nya yaaaaa?
Mending nulis hurup arab aja deeeeeeh
Dec 01, 2010 @ 07:38:10
wahhh..aku juga ingin belajar
Dec 18, 2010 @ 18:47:56
Waahhh..iseng blogwalking nemu yang lucu-lucu begini yaa…
dulu saya pernah belajar bahasa mandarin mbak dan..GAGAL TOTAAAL! Saya kayaknya ga punya bakat belajar bahasa asia..ehhehe
saya link blognya ke tempat saya ya mbak…monggo mampir ke tempat saya kapan2…
http://elgaayudi.com
Jan 07, 2011 @ 08:15:19
saya punya pengalaman buruk dan mungkin mimpi buruk dengan yang namanya “mandarin”
satu tahun lalu saya ambil mata kuliah mandari 4 sks semuanya..
namun sayang nasib lagi tidak mujur nilai akhir saya “C”..
tragis..
susah betul belajar mandarin…
Apr 15, 2011 @ 15:26:22
wah…mantap
sukses blajar nulis shufanya, semangat!
do the best…